Belum Diklaim 🕌 Masjid AGUNG SYEKH BURHANUDDIN
Masjid ini sudah terdaftar, tapi belum ada pengurus yang mengelola website-nya. Klaim gratis & aktifkan fitur lengkap untuk masjid Anda.

Tentang Masjid AGUNG SYEKH BURHANUDDIN

Masjid AGUNG SYEKH BURHANUDDIN

Seiring berjalannya waktu dan berputarnya masa ke masa, bahwa Nagari Ulakan yang identik dengan sebutan "Tampaik Ulakan" yang terletak di kawasan pesisir pantai dalam wilayah Kecamatan Ulakan Tapakih Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat, terdapat sebuah nagari yang bersejarah yaitu Ulama Besar yang Alim lagi Amanah, Muallin lagi Karamah yakni Almarhum Tuangku Syekh Burhanuddin Ulakani yang beritikatkan Ahlu Sunah Waljama'ah dengan pahan Tarekat Syatariah yang menerima siksilah Tuan Abdul Rauf Singkil, dari Abdul Rauf ke Syekh Ahmadul Qusaisi dengan istilah yang ssahih. Selama beliau Mengembangkan Agama Islam di Ranah Minag Kabau tepatnya di pusat kegiatan belajar mengajar di Tanjung Medan Ulakan beliau di panggil oleh Sang Khalik pada Hari Rabu Tahun 1111 Masehi, semula beliau di makamkan di tempat dia mengajar dengan di setujui oleh semua pihak waktu itu, maka di gali pusaranya , setelah beliua akan dikebumikan maka terdengarlah suara shalawatan dan tahlilan tampa wujud di awang-awang menuju Padang Salagundi waktu itu yang menjadi tanda bahwa di situ beliau di kebumikan dengan terhentinya suara zikir dan shalawatan pada waktu itu. Dari kuburan awal di Tanjung Medan yang tidak jadi itu di namakan Kuburan Sibohong yang terletak dekat samping beliau mengajar waktu itu. Pada hari Rabu Tahun 1111 Masehi itu Banyak yang ziarah ke kubuaran beliau yang menjadi cikal bakal palaksanaan Basapa di Ulakan. Ritual basapa dilakukan Setiap tahunnya untuk mengenang hari kematian beliau yaitu setiap bulan Safar atau lebih di kenal dengan bulan Sapa yang mana Ritual Basapa itu diadakan minggu kedua di bulan Sapa pada hari Rabu dengan sebutan Sapa Gadang ( Sapa Besar ), hari Rabu berikutnya disebut Sapa Ketek ( Sapa Kecil ), dan Rabu berikutnya disebut Sapa Ungku Saliah ( Sapar Ungku Saliah ). Pada tahun 2002 di masa Pemerintahan Megawati Soekarno Putri di bangunlah di dekat makam Syekh Burhanuddin Masjid dengan Masjid Agung Syekh Burhanuddin dengan kabolarasi pemerintah pusat dengan pemerintah daerah yang menjadi Ikon Pusat Keagamaan di Kabupaten Padang Pariaman, yang menjadi tempat Wisata Religi di Padang Pariaman, Sumatera Barat pada umumnya. Di kiri- kanan masjid berdiri ratusan mushalla yang megah dan tersusun rapi yang merupakan mushalla tersebut perwakilan dari daerah masing- masing. Mushalla tersebut di bangun oleh jama'ah tempat dia berasal seperti mushalla dari kecamatan Padang Sago, Sungai Limau, Gasan Lubuk Alung bahkan luar Provinsi Sumatera Barat seperti Mushalla masyarakat Syiak, Melayu dan lainnya.

Berita & Pengumuman Masjid AGUNG SYEKH BURHANUDDIN

Khutbah Iduladha: Hakikat Pengorbanan di Masa Pandemi

Khutbah Iduladha: Hakikat Pengorbanan di Masa Pandemi

Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..

Khutbah Iduladha: Bersabar dan Ikhtiar Lahir-Batin di Masa  Pandemi Covid-19

Khutbah Iduladha: Bersabar dan Ikhtiar Lahir-Batin di Masa Pandemi Covid-19

Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..

Khutbah Jumat: Bahaya Hasad bagi Peradaban Manusia

Khutbah Jumat: Bahaya Hasad bagi Peradaban Manusia

Khutbah Pertama اَلْحَمْدُ للهÙ..